Stock Transformation
Stock Transformation mencatat perubahan stok ketika satu set barang berubah menjadi set barang lain. KartuStok mendukung dua alur transformation: Assembly / Perakitan dan Disassembly / Bongkar Barang.
Gunakan fitur ini saat Receipt, Issue, Move, atau Adjustment biasa tidak cukup menggambarkan prosesnya. Contoh umum: perakitan produk, pembuatan kit, repacking, atau membongkar barang rakitan menjadi komponen.
Lokasi Menu dan Akses
Buka Stock Transformation, lalu buat dokumen Assembly atau Disassembly. Role user harus memiliki akses Stock Transformation. Form mengambil data BOM aktif; membuat atau mengubah resep BOM secara terpisah membutuhkan permission BOM.

Assembly vs Disassembly
| Alur | Efek ke Stok |
|---|---|
| Assembly | Barang komponen/input berkurang. Barang induk/output bertambah. |
| Disassembly | Barang induk/input berkurang. Barang komponen/output bertambah. |
Assembly dan Disassembly adalah transaksi stok. Dokumen bisa disimpan sebagai draft atau completed. Stok berubah setelah dokumen di-complete.
Setup yang Dibutuhkan
Sebelum membuat dokumen stock transformation, siapkan:
| Kebutuhan | Kenapa Penting |
|---|---|
| Item dan UOM | Parent dan component harus sudah ada sebagai item aktif. |
| Warehouse | Transformation membutuhkan gudang tempat stok dikonsumsi dan dihasilkan. |
| BOM | Sistem memakai BOM untuk membuat baris input dan output. |
| Transaction Category | Category harus aktif untuk Assembly atau Disassembly. |
| Document Numbering | Penomoran category/type harus tersedia agar nomor dokumen bisa dibuat. |
| Calendar Period | Bulan dan tipe transaksi tidak boleh terkunci. |
Penting: Import tidak tersedia untuk Stock Transformation. User membuat Assembly dan Disassembly dari form transformation supaya sistem bisa membuat line dari BOM yang dipilih.
Penting: Custom Fields tidak tersedia untuk Stock Transformation. Gunakan field standar seperti Reference dan Description, lalu gunakan Print Template jika dokumen print perlu menampilkan informasi khusus transformation.
Field Penting
| Field | Arti |
|---|---|
| Transaction Category | Category yang aktif untuk Item Assembly atau Item Disassembly. Category mengatur nomor dokumen dan assignment print template. |
| No Document | Nomor dokumen yang dibuat untuk category dan transaction type terpilih. |
| Transaction Date | Tanggal yang dipakai untuk mutasi stok dan pengecekan Calendar Period. |
| Warehouse | Gudang tempat stok input dikurangi dan stok output ditambahkan. Jika warehouse grouping aktif, pilih kombinasi warehouse/locator yang ditampilkan aplikasi. |
| BOM | Resep aktif yang dipakai untuk membuat line input dan output. |
| Parent Quantity | Quantity parent item BOM yang akan dirakit atau dibongkar. Nilai ini harus lebih besar dari nol. |
| Reference | Referensi operasional opsional, misalnya work order, permintaan kit, atau batch repacking. |
| Description | Catatan opsional untuk reviewer atau konteks dokumen print. |
| Document Status | Draft tidak mengubah stok; dokumen completed mengubah stok. |
| Input Items / Input Parent Item | Line yang mengurangi stok saat dokumen completed. |
| Output Parent Item / Output Items | Line yang menambah stok saat dokumen completed. |
Membuat Assembly
- Buka Stock Transformation dan buat Assembly.
- Pilih transaction date, warehouse, transaction category, dan BOM.
- Isi Parent Quantity.
- Biarkan KartuStok membuat line input komponen dan line output parent.
- Review quantity sebelum complete.
- Simpan sebagai draft jika masih perlu review, atau complete jika sudah siap.
Contoh: membuat 10 SET Starter Kit. Item komponen seperti manual, cable, dan box berkurang; parent item Starter Kit bertambah.
Form Assembly menampilkan BOM, warehouse, parent quantity, line input komponen yang dibuat otomatis, dan line output parent item.

Membuat Disassembly
- Buka Stock Transformation dan buat Disassembly.
- Pilih transaction date, warehouse, transaction category, dan BOM.
- Isi Parent Quantity.
- Biarkan KartuStok membuat line input parent dan line output komponen.
- Review quantity sebelum complete.
- Simpan sebagai draft jika masih perlu review, atau complete jika sudah siap.
Contoh: membongkar 5 SET Starter Kit. Parent item berkurang; komponen seperti manual, cable, dan box bertambah.
Form Disassembly membalik arah stok: parent item menjadi line input, sedangkan component item menjadi line output.

Dampak ke Report dan Print
Stock transformation yang sudah completed muncul di report stok sebagai ItemAssembly atau ItemDisassembly. Gunakan Detail Stock Card untuk audit pergerakan input/output dan Print Templates jika dokumen print perlu menampilkan BOM, parent quantity, input items, atau output items.
Masalah Umum
| Masalah | Cara Memperbaiki |
|---|---|
| Tidak ada BOM aktif | Buat atau aktifkan BOM sebelum membuat stock transformation. |
| Parent quantity ditolak | Isi angka lebih besar dari nol. |
| Line tidak muncul | Pilih BOM aktif yang valid dan isi parent quantity. |
| Nomor dokumen gagal dibuat | Cek transaction category dan document numbering untuk Item Assembly atau Item Disassembly. |
| Transaksi tidak bisa complete | Cek ketersediaan stok, calendar period lock, setting future date, dan role permission. |
