Skip to content
English

Onboarding Wizard

Gunakan halaman ini saat perusahaan baru diarahkan oleh KartuStok ke alur setup bawaan aplikasi. Onboarding wizard adalah fitur nyata di dalam aplikasi yang membantu administrator menyiapkan master data minimum sebelum operasional stok harian dimulai.

Fungsi Wizard Ini

Onboarding wizard membantu perusahaan menyiapkan data minimum secara berurutan:

  1. Warehouse
  2. Unit of Measure
  3. Item Category
  4. Item pertama

Ini adalah jalur setup terpandu. Wizard ini tidak menggantikan seluruh panduan, dan tidak mengatur semua fitur lanjutan.

Jika Warehouse Grouping aktif di Company Settings, langkah warehouse mengikuti struktur dua level yang dipakai aplikasi: Warehouse Group terlebih dahulu, lalu Location di dalam group tersebut.

Kapan Onboarding Muncul

KartuStok menganggap onboarding masih wajib jika perusahaan belum memiliki warehouse aktif, unit of measure aktif, atau item category aktif.

Jika master data tersebut sudah ada tetapi perusahaan masih belum memiliki item aktif, perusahaan masuk ke kondisi item pertama belum selesai dibuat. Pada kondisi ini, dashboard dapat menampilkan shortcut untuk melanjutkan setup dan membuat item pertama.

Baca Quick Start untuk Company Baru jika Anda ingin memahami logika setup yang sama dalam bentuk checklist manual.

Siapa yang Bisa Menggunakannya

Onboarding wizard tidak otomatis tersedia untuk semua pengguna yang login.

PenggunaAturan Akses
OwnerBisa mengelola onboarding.
SuperadminBisa mengelola onboarding.
Pengguna lainBisa mengelola onboarding hanya jika punya akses create warehouse, UOM, item category, dan item.

Penting: Opsi stok awal pada langkah item bergantung pada akses create adjustment. Pengguna bisa saja dapat menyelesaikan onboarding, tetapi tetap tidak melihat field stok awal.

Alur Langkah demi Langkah

Langkah 1: Warehouse

Onboarding warehouse step

Buat warehouse pertama yang dipakai untuk penyimpanan stok. Gunakan nama operasional yang jelas agar tim gudang mudah mengenalinya di transaksi dan laporan.

Saat Warehouse Grouping aktif, gunakan group untuk nama cabang/site dan location untuk titik stok aktual. Contoh: Cabang Bandung berisi Main Storage dan Return Area.

Lihat Master Data: Warehouse untuk panduan warehouse lebih lengkap.

Langkah 2: Unit of Measure

Buat satuan hitung pertama untuk item, misalnya PCS, Box, atau Kg. Wizard meminta kode satuan, nama lengkap, dan precision.

Lihat Master Data: Unit of Measure untuk penjelasan precision dan cara penamaan.

Langkah 3: Item Category

Buat category pertama untuk mengelompokkan item sejenis. Ini membantu pencarian, filter, dan laporan tetap mudah dibaca.

Lihat Master Data: Item Category untuk contoh penamaan dan opsi import.

Langkah 4: Item Pertama

Onboarding first item step

Buat item pertama yang akan dicatat stoknya dengan code, name, category, dan unit of measure. Langkah ini menyelesaikan setup minimum master data agar perusahaan bisa mulai mencatat stok.

Lihat Master Data: Item untuk panduan item yang lebih lengkap.

Opsi Stok Awal

Pada langkah item, KartuStok juga dapat membuat stok awal untuk item pertama jika pengguna memiliki permission membuat transaksi adjustment.

Stok awal bersifat opsional di dalam wizard, tetapi berguna jika perusahaan sudah memiliki stok fisik sebelum transaksi harian dimulai.

Bagian stok awal meminta:

FieldFungsi
WarehouseLokasi penyimpanan stok awal. Jika Warehouse Grouping aktif, pilih group dan location yang ditampilkan aplikasi.
DateTanggal awal pencatatan stok.
QuantityJumlah stok awal item pertama.

Jika stok awal tidak dibuat saat onboarding, perusahaan tetap bisa menyiapkan saldo awal nanti melalui proses normal yang dijelaskan di Transaction: Adjustment.

Setelah Onboarding Selesai

Wizard dapat berakhir dalam dua kondisi yang sama-sama valid:

HasilArtinya
Item pertama berhasil dibuatPerusahaan sudah memiliki master data minimum dan item stok pertama.
Item pertama dilewatiPerusahaan bisa kembali nanti dari dashboard untuk membuat item pertama secara manual.

Jika item pertama berhasil dibuat, perusahaan dapat melanjutkan ke operasional normal:

  1. Review item pertama dan stok awalnya.
  2. Catat transaksi operasional pertama seperti Receipt, Issue, atau Move.
  3. Pastikan hasilnya di Detail Stock Card atau Summary Stock Card.

Jika item pertama dilewati, kembali dari dashboard dan buat item pertama lebih dulu sebelum mencatat transaksi stok normal.

Masalah Umum

MasalahPerbaikan
Pengguna diarahkan dari dashboard ke onboarding.Perusahaan masih belum memenuhi setup wajib dan pengguna memiliki permission untuk mengelola onboarding. Selesaikan wizard lebih dulu.
Pengguna tidak bisa membuka onboarding.Cek apakah pengguna adalah owner, superadmin, atau punya create permission untuk warehouse, UOM, item category, dan item.
Field stok awal tidak muncul.Cek apakah pengguna memiliki permission create adjustment.
Dashboard masih meminta setup setelah onboarding.Pastikan warehouse, UOM, item category, dan item yang dibuat aktif dan tersimpan di perusahaan yang benar.