Onboarding Wizard
Gunakan halaman ini saat company baru diarahkan oleh KartuStok ke alur setup bawaan aplikasi. Onboarding wizard adalah flow nyata di dalam aplikasi yang membantu administrator menyiapkan master data minimum sebelum operasional stok harian dimulai.
Fungsi Wizard Ini
Onboarding wizard membantu company membuat setup minimum secara berurutan:
- Warehouse
- Unit of Measure
- Item Category
- Item pertama
Ini adalah jalur setup terpandu. Wizard ini tidak menggantikan seluruh panduan, dan tidak mengatur semua fitur lanjutan.
Kapan Onboarding Muncul
KartuStok menganggap onboarding masih wajib jika company belum memiliki warehouse aktif, unit of measure aktif, atau item category aktif.
Jika master data tersebut sudah ada tetapi company masih belum memiliki item aktif, company masuk ke kondisi first-item-pending. Pada kondisi ini, dashboard dapat menampilkan shortcut untuk melanjutkan setup dan membuat item pertama.
Baca Quick Start untuk Company Baru jika Anda ingin memahami logika setup yang sama dalam bentuk checklist manual.
Siapa yang Bisa Menggunakannya
Onboarding wizard tidak otomatis tersedia untuk semua user yang login.
| User | Aturan Akses |
|---|---|
| Owner | Bisa mengelola onboarding. |
| Superadmin | Bisa mengelola onboarding. |
| User lain | Bisa mengelola onboarding hanya jika punya akses create warehouse, UOM, item category, dan item. |
Penting: Opsi stok awal pada langkah item bergantung pada akses create adjustment. User bisa saja dapat menyelesaikan onboarding, tetapi tetap tidak melihat field stok awal.
Alur Langkah demi Langkah
Langkah 1: Warehouse

Buat warehouse pertama yang dipakai untuk penyimpanan stok. Gunakan nama operasional yang jelas agar tim gudang mudah mengenalinya di transaksi dan report.
Lihat Master Data: Warehouse untuk panduan warehouse lebih lengkap.
Langkah 2: Unit of Measure
Buat satuan hitung pertama untuk item, misalnya PCS, Box, atau Kg. Wizard meminta kode satuan, nama lengkap, dan precision.
Lihat Master Data: Unit of Measure untuk penjelasan precision dan cara penamaan.
Langkah 3: Item Category
Buat category pertama untuk mengelompokkan item sejenis. Ini membantu search, filter, dan report tetap mudah dibaca.
Lihat Master Data: Item Category untuk contoh penamaan dan opsi import.
Langkah 4: Item Pertama

Buat item pertama yang akan dicatat stoknya dengan code, name, category, dan unit of measure. Langkah ini menyelesaikan setup minimum master data agar company bisa mulai mencatat stok.
Lihat Master Data: Item untuk panduan item yang lebih lengkap.
Opsi Stok Awal
Pada langkah item, KartuStok juga dapat membuat stok awal untuk item pertama jika user memiliki permission membuat transaksi adjustment.
Stok awal bersifat opsional di dalam wizard, tetapi berguna jika company sudah memiliki stok fisik sebelum transaksi harian dimulai.
Bagian stok awal meminta:
| Field | Fungsi |
|---|---|
| Warehouse | Lokasi penyimpanan stok awal. |
| Date | Tanggal awal pencatatan stok. |
| Quantity | Jumlah stok awal item pertama. |
Jika stok awal tidak dibuat saat onboarding, company tetap bisa menyiapkan saldo awal nanti melalui proses normal yang dijelaskan di Transaction: Adjustment.
Setelah Onboarding Selesai
Wizard dapat berakhir dalam dua kondisi yang sama-sama valid:
| Hasil | Artinya |
|---|---|
| Item pertama berhasil dibuat | Company sudah memiliki master data minimum dan item stok pertama. |
| Item pertama di-skip | Company bisa kembali nanti dari dashboard untuk membuat item pertama secara manual. |
Jika item pertama berhasil dibuat, company dapat melanjutkan ke operasional normal:
- Review item pertama dan stok awalnya.
- Catat transaksi operasional pertama seperti Receipt, Issue, atau Move.
- Pastikan hasilnya di Detail Stock Card atau Summary Stock Card.
Jika item pertama di-skip, kembali dari dashboard dan buat item pertama lebih dulu sebelum mencatat transaksi stok normal.
Masalah Umum
| Masalah | Perbaikan |
|---|---|
| User diarahkan dari dashboard ke onboarding. | Company masih belum memenuhi setup wajib dan user memiliki permission untuk mengelola onboarding. Selesaikan wizard lebih dulu. |
| User tidak bisa membuka onboarding. | Cek apakah user adalah owner, superadmin, atau punya create permission untuk warehouse, UOM, item category, dan item. |
| Field stok awal tidak muncul. | Cek apakah user memiliki permission create adjustment. |
| Dashboard masih meminta setup setelah onboarding. | Pastikan warehouse, UOM, item category, dan item yang dibuat aktif dan tersimpan di company yang benar. |
