Skip to content
English

API Access

API Access memungkinkan administrator membuat token public API read-only untuk sistem eksternal yang membutuhkan data KartuStok.

Gunakan API Access saat sistem tepercaya lain perlu membaca company metadata, item, warehouse, category, atau data stock report dari KartuStok.

Lokasi Menu dan Akses

Buka Manage -> Integrations -> API Access.

AksiPermission
Melihat token APIapiAccessView
Generate tokenapiAccessCreate
Revoke tokenapiAccessRevoke

List Token

List token API access

List menampilkan:

KolomArti
NameLabel token untuk integrasi.
PrefixBagian awal token untuk identifikasi di kemudian hari.
ScopesScope data yang diberikan ke token.
StatusActive atau inactive.
Last UsedWaktu terakhir token dipakai, jika tersedia.
ExpiresTanggal expiry, jika diisi.
RevokeAksi untuk menonaktifkan token aktif.

Create API Access

FieldArti
NameNama integrasi, wajib diisi.
Expires AtTanggal expiry opsional. Jika kosong, token tidak memiliki expiry date yang dikonfigurasi.
ScopesMinimal satu scope harus dipilih. Scope tersedia mencakup company metadata, items, warehouses, item categories, dan stock reports.
Allowed IPsIP allowlist opsional. Nilai bisa ditulis per baris atau dipisahkan koma.

Setelah memilih Generate Token, KartuStok menampilkan token lengkap satu kali di card Copy Token Now. Simpan token dengan aman. Setelah itu list hanya menampilkan token prefix, bukan token lengkap.

Penting: Token lengkap hanya ditampilkan satu kali. Jika tidak langsung disalin dan disimpan, buat token baru.

Contoh Endpoint di Halaman

Halaman menampilkan contoh public API base URL berdasarkan origin browser aktif dan contoh request /public/v1/items dengan bearer token header.

Contoh Operasional: Integrasi Reporting

LangkahAksiAlasan
1Buat token dengan nama integrasi, misalnya BI Dashboard.Token lebih mudah diaudit nanti.
2Pilih hanya scope read yang dibutuhkan integrasi.Membatasi data yang terbuka.
3Isi Expires At jika integrasi sementara.Menghindari akses lama yang terlupakan.
4Isi Allowed IPs jika integrasi punya IP server stabil.Mengurangi risiko penyalahgunaan token.
5Copy token segera.Token lengkap hanya ditampilkan sekali.

Buat token terpisah untuk setiap integrasi. Jangan memakai satu token untuk beberapa sistem yang tidak berkaitan.

Masalah Umum

MasalahPerbaikan
Token hilang setelah dibuatIni normal; token lengkap hanya tampil sekali. Buat token baru jika belum disimpan.
Sistem eksternal mendapat unauthorizedCek token, status aktif, expiry date, dan scopes.
Token tidak boleh dipakai lagiGunakan Revoke di list token.

Praktik Keamanan

  1. Buat satu token untuk satu integrasi.
  2. Berikan scope hanya sesuai kebutuhan integrasi.
  3. Gunakan Allowed IPs jika integrasi berjalan dari alamat server yang stabil.
  4. Revoke token yang tidak dipakai lagi.
  5. Simpan token lengkap langsung di sistem eksternal karena token hanya ditampilkan sekali.

Detail endpoint teknis dikelola terpisah dari user guide ini.